Share:
ternak ayam bangkok

Cara Ternak Ayam Bangkok – Belakangan ini bisnis ternak ayam menjadi salah satu komoditas yang sedang banyak orang gandrungi. Banyak pilihan usaha ternak ayam yang ada seperti ayam broiler, ayam petelur, ayam kampung dan masih banyak lagi. Untuk saat ini kita akan membahas beberapa tips ampuh untuk anda yang ingin memulai ternak ayam bangkok. Ayam Bangkok bisa dikatakan salah satu ayam yang cukup jarang ditemukan. Dengan itu harga di pasaran-pun masih bersaing. Untuk anda yang baru memulai atau tertarik untuk memulai yuk disimak beberapa tips yang dapat anda catat sebelum memulai bisnis ternak ayam bangkok.

Modal Awal Ternak Ayam Bangkok Yang Harus Disiapkan

Sebelum masuk kedalam tips yang dapat dilakukan, lebih baiknya kita membahas modal awal yang perlu disiapkan untuk memulai bisnis ternak ayam bangkok. Menurut analisa pasar yang beredar modal awal yang dibutuhkan bernilai sekitar 10 hingga 11 juta rupiah. Untuk memperjelas mengapa biaya awal menyentuh angka itu kita harus menganalisa satu persatu hal yang harus dipersiapkan.

Yang pertama adalah kandang ayam, kandang ayam yang ideal berukuran 5 meter. Untuk membangun pagar dan kandang ayam yang baik dibutuhkan dana sekitar 5 juta. Dana tersebut termasuk dalam pembuatan pagar, dan pembuatan 3 area yang dibutuhkan dalam kandang ayam bangkok dimana kita akan bahas nanti.

Yang kedua adalah peralatan ternak seperti tempat pakan ayam dan tempat minum ayam. Peralatan ternak kurang lebih memakan modal sekitar 300 ribu rupiah tergantung dengan kualitas yang diberikan. Untuk mencari tempat pakan ayam berkualitas dengan harga bersaing anda dapat cek mitraalatternak.id untuk informasi lebih lengkap.

Yang terakhir mesin giling makanan dan peralatan pendukung lainnya. Mesin dapat memakan dana sekitar 2 juta rupiah. Modal diatas juga sudah termasuk dengan biaya operasional seperti gaji karyawan sekitar 2 juta rupiah dan juga utilitas seperti listrik & air yang memakan dana sekitar 900 ribu rupiah.

Tips Saat Memulai Usaha Ternak Ayam Bangkok

1. Memilih Kandang di Daerah Berumput

Tips yang pertama adalah memilih posisi kandang di daerah yang mudah berumput. Dengan memilih daerah yang berumput, secara tidak langsung anda sudah menghemat biaya pakan. Ayam dapat makan langsung dari rumput liar yang tumbuh di sekitar kandang.

Tetapi anda harus memperhatikan kebersihan daerah kandang. Hindari tempat yang bising atau daerah pemukiman penduduk. Hindari juga daerah dengan tanah yang lembab. Tanah yang lembab dapat membuat ayam kedinginan dan sakit.

2. Membagi Kandang Menjadi 3 Jenis

Anda sebaiknya menyiapkan 3 jenis kandang untuk mengoptimalkan peternakan anda. Kandang pertama bernama kandang postal, kandang ini berguna untuk tempat anak ayam yang baru saja menetas. Ukuran kandang ini disarankan memiliki luas sekitar 1 meter persegi. Yang kedua adalah kandang umbaran, kandang ini dikhususkan untuk tempat kawin. Dan yang terakhir adalah kandang tidur yang diperuntukan untuk tempat tidur ayam. Kandang tidur merupakan tempat kandang ayam tidur agar tidak terkena tanah yang dingin saat malam hari.

3. Memilih Bibit Yang Sehat & Sepasang

Tips yang terakhir adalah memilih bibit yang sehat dan juga sepasang. Dengan memilih bibit yang sepasang hal itu memudahkan proses pembudidayaan jangka panjang. Pastikan merawat bibit dengan baik dengan cara memasang lampu pijar dan pemanas di setiap kandang.

Itu dia beberapa tips untuk memulai usaha ternak ayam bangkok. Jika kamu ingin membuat kandang ayam open house ataupun close house kamu bisa cek jasa instalasi kandang ayam close house di mitraalateternak.id.

Sumber :